Enam Hari Tertimbun Lumpur, Jenazah Korban Bencana Alam di Tanah Datar Ditemukan

Enam Hari Tertimbun Lumpur, Jenazah Korban Bencana Alam di Tanah Datar Ditemukan
Satu jenazahvkorban bencana banjir dan longsor di Pincuran Tujuh Kabupaten Tanah Datar Ditemukan tim. (Foto: IST)

Tanah Datar, AsiaPeristiwa.com - Upaya pencarian korban longsor di Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh, berhasil dievakuasi tim gabungan pada hari keenam pencarian, Rabu (3/12/2025).

Proses pencarian melibatkan satu unit excavator mini yang dikerahkan untuk mempercepat penggalian, dibantu warga yang sejak hari pertama berada di lokasi untuk melakukan penyisiran.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra saat mendatangi keluarga korban menyampaikan duka mendalam dan menyatakan pemerintah daerah akan membantu biaya pendidikan anak almarhum.

"Saya turut berduka cita atas kejadian yang menimpa almarhum semoga almarhum husnul khatimah. Pemda juga akan memberikan beasiswa setiap tahun untuk kelanjutan pendidikan putri almarhum," kata Eka Putra.

Sebelumnya Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra didampingi anggota DPRD Yonnalis, Camat dan Kapolsek Batipuah yang juga meninjau lokasi di Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Batipuah Baruah.

Anton menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim gabungan dan masyarakat yang telah bekerja keras hingga ditemukannya korban pada hari keenam pencarian.

"Terimakasih kepada tim gabungan yang telah bekerja melakukan pencarian, Alhamdulillah tadi pagi (kemarin, red) almarhum berhasil dievakuasi dan siangnya sudah dimakamkan, kami ikuti secara langsung," kata Anton.

Ia menyebut, selain evakuasi korban, pemerintah daerah bersama DPRD Tanah Datar juga memprioritaskan pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor.

"Karena akses jalan ini menjadi satu-satunya jalur utama bagi warga menuju pusat kegiatan dan layanan publik, sehingga pembukaan kembali jalur ini menjadi fokus utama kami," kata dia.

Anton juga ingatkan,  berdasarkan kajian dari BPBD di lokasi bekas longsor tersebut masih bisa terjadi potensi longsor susulan.

"Kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana kami ingatkan untuk selalu hati-hati, untuk sementara warga di zona merah kami ungsikan ketempat yang dirasa aman oleh pemerintah nagari," katanya. (APC-FM)

#bencana sumbar