Dharmasraya, AsiaPeristiwa.com - Wakil Bupati Leli Arni menyerahkan bantuan kepada petani Dharmasraya, Selasa (6/1/2026), bersumber dari aspirasi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dan Fraksi PDI-P Alex Indra Lukman.
Penyerahan bantuan pertanian tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Dharmasraya ke-22, sehingga menjadi momentum istimewa bagi para petani sebagai tulang punggung perekonomian dan ketahanan pangan daerah.
Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni mengatakan bahwa bantuan wujud atas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan petani dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian.
Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis bagi Dharmasraya karena tidak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat, juga penopang utama ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Bantuan yang diserahkan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani yaitu, tujuh unit traktor roda empat, paket pestisida untuk lahan pertanian seluas 1.000 hektare, serta 500 batang aneka bibit tanaman buah.
Proses penghimpunan aspirasi kebutuhan petani dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, yang selanjutnya disalurkan melalui Alex Indra Lukman selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dengan total Rp23.136.200.000 dalam satu tahun terakhir.
Penyerahan bantuan itu didampingi Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra serta anggota DPRD Wigiono dan Ade Perdana Putra, ketiganya merupakan unsur Fraksi PDI Perjuangan, serta disaksikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmaraya, Yefrinaldi
Selain bantuan aspirasi, Pemda Dharmasraya terus melengkapi program pertanian melalui penyediaan alat dan mesin pertanian pra dan pasca panen, bantuan ayam petelur, bibit jagung, serta Program Pekarangan Pangan Lestari.
Pemda juga melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi tersier sesuai Instruksi Presiden sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian daerah.
Ke depan Dharmasraya berkomitmen mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan berbasis integrasi sektor yang mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga kehutanan.
Pemda menargetkan penguatan hilirisasi komoditas pertanian melalui Badan Usaha Milik Daerah, termasuk pengolahan gabah petani melalui Rice Milling Unit berstandar pasar agar memiliki nilai tambah.
Sebagai strategi pembangunan ekonomi dan penguatan kedaulatan pangan, Pemkab Dharmasraya mengembangkan Program Unggulan Daerah One Village One Product yang mendorong setiap nagari berbasis komoditas unggulan tematik.
Melalui berbagai kebijakan dan dukungan tersebut, Dharmasraya diharapkan terus memperkuat perannya sebagai lumbung pangan regional dan nasional dengan tetap berlandaskan prinsip kemandirian serta keberlanjutan. (APC-FM)
#Alex Indra Lukman