Limapuluh Kota, AsiaPeristiwa.com - Sinkhole yang muncul di sawah kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat sejak 3 hari lalu, hingga kini masih mengeluarkan air yang tampak berwarna biru dari kejauhan namun bening saat diambil. Menanggapi hal ini, Badan Geologi Kementerian ESDM telah menyampaikan hasil analisis dan rekomendasi melalui website resmi, Rabu (7/1/2026).
Dalam tanggapannya, Badan Geologi menjelaskan bahwa fenomena sinkhole di lokasi tersebut tidak terjadi pada endapan batuan vulkanik atau batu gamping seperti umumnya, melainkan disebabkan oleh proses erosi buluh. Erosi buluh adalah proses pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang membentuk saluran pipa, dengan lima faktor penyebab utama: jenis batuan berstruktur halus (mineral lempung), intensitas curah hujan yang tinggi, terbentuknya rekahan secara perlahan sebagai jalur aliran air bawah tanah, tataguna lahan pertanian intensif dengan sistem irigasi buruk dan alihfungsi lahan, serta gradien hidraulik air tanah.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kejadian amblesan diawali terbentuknya rekahan pada permukaan lapukan batuan tuff, dengan alas batu gamping malihan yang kedap air. Rekahan tersebut menjadi jalur masuk air ke dalam tanah, yang kemudian memicu erosi buluh dan terbentuknya rongga di bawah tanah. Akibatnya, tanah permukaan runtuh dan membentuk sinkhole. Badan Geologi menegaskan bahwa proses ini tidak terjadi secara mendadak.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, Badan Geologi memberikan tiga rekomendasi:
1. Lubang sinkhole dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan air dengan pembuatan pagar pengaman di sekitar lokasi.
?
2. Fenomena serupa berpotensi terjadi di lahan pertanian sekitarnya. Masyarakat diminta untuk memantau dan melaporkan jika terdapat retakan atau rekahan yang membesar kepada aparat setempat untuk berkoordinasi dengan instansi berwenang.
?
3. Masyarakat diimbau tetap tenang jika terdengar suara gemuruh dari permukaan tanah.
Sebelumnya, Pemda Limapuluh Kota telah mengajukan permohonan kajian teknik dan rekomendasi geologi teknik kepada Badan Geologi tanggal 5 Januari. Kepala Bidang Geologi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Barat, Inzuddin, juga telah melakukan pemeriksaan langsung dan menyatakan bahwa warna biru pada air kemungkinan disebabkan oleh pengaruh cahaya dari atas.(APC-FM)
#sinkhole